KULON PROGO – Pengerjaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus jamban milik Pak Poniman, warga Padukuhan Gerjan, terus menunjukkan progres signifikan sejak dimulainya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo.
Memasuki Senin (4/5/2026), Satgas TMMD bersama masyarakat setempat melanjutkan pekerjaan dengan pemasangan batako untuk dinding bangunan serta pembuatan septic tank (sepiteng) sebagai bagian dari fasilitas jamban sehat. Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong, mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan warga.
Babinsa Sidorejo, Sertu Pardi, menjelaskan bahwa Pak Poniman merupakan salah satu warga yang menerima bantuan RTLH dan jamban melalui program TMMD. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga mendukung pola hidup bersih dan sehat melalui penyediaan sanitasi yang layak.
“Pengerjaan terus kami kebut bersama warga agar segera selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh Pak Poniman beserta keluarga,” ujar Sertu Pardi.
Sementara itu, Pak Poniman mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diterimanya. Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, TNI, serta masyarakat yang telah bekerja keras secara sukarela dalam pembangunan rumahnya.
“Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan terima kasih kepada pemerintah serta TNI atas bantuan ini. Terima kasih juga kepada Satgas TMMD dan masyarakat yang telah dengan ikhlas membantu membangun rumah kami.
Semoga pembangunan berjalan lancar sehingga impian kami memiliki rumah layak huni lengkap dengan jamban sehat segera terwujud,” ungkapnya penuh haru.
Program TMMD Reguler ke-128 ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal dan kesehatan lingkungan warga di wilayah Kalurahan Sidorejo





0 Komentar