GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kalurahan Bohol menggelar kegiatan Rembug Stunting Tahun 2026 di Balai Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Selasa (19/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat program penanganan dan pencegahan stunting di wilayah Kalurahan Bohol.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala UPT Puskesmas Kapanewon Rongkop, unsur Jawatan Kemakmuran Kapanewon Rongkop, serta kader kesehatan dari delapan padukuhan se-Kalurahan Bohol. Seluruh peserta mengikuti rembug dengan penuh perhatian guna menyatukan langkah dalam penanganan stunting secara terpadu.
Dalam sambutannya, Plt Lurah Bohol, Yudi Wibawa, berharap program penanganan stunting dapat berjalan maksimal melalui kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah kalurahan, tenaga kesehatan, maupun masyarakat.
“Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan semua elemen masyarakat. Kami berharap melalui rembug stunting ini dapat lahir langkah-langkah nyata untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak di Kalurahan Bohol,” ujar Yudi Wibawa.
Ia juga menambahkan bahwa pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui edukasi, pemenuhan gizi seimbang, serta pendampingan terhadap ibu hamil dan balita agar generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas.
Sementara itu, perwakilan dari UPT Puskesmas Kapanewon Rongkop, Sugeng, menyampaikan bahwa kegiatan rembug stunting menjadi sarana penting untuk memetakan persoalan serta mencari solusi bersama terhadap kasus stunting yang ada di Kalurahan Bohol.
“Program ini mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memecahkan permasalahan stunting yang ada di Kalurahan Bohol, sehingga ke depan angka stunting dapat terus ditekan dan kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat,” ungkap Sugeng.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting di Kalurahan Bohol.





0 Komentar