GUNUNGKIDUL – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh organisasi masyarakat Joxzin melalui aksi sosial pembagian takjil gratis kepada masyarakat di Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan yang mengusung nilai kepedulian terhadap sesama ini menyasar para pengendara serta warga yang melintas di sejumlah kawasan keramaian.
Aksi berbagi takjil tersebut dilaksanakan secara serentak di tiga titik lokasi strategis, yakni Rest Area Gesing, Kapanewon Panggang, Pertigaan Kapanewon Tepus, serta Titik Nol Alun-Alun Kota Wonosari. Di lokasi-lokasi tersebut, para anggota Joxzin turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat.
Kehadiran para relawan Joxzin disambut antusias oleh warga. Ratusan paket takjil yang telah disiapkan habis dibagikan dalam waktu singkat kepada para pengendara yang sedang dalam perjalanan pulang maupun masyarakat yang menunggu waktu berbuka puasa.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Joxzin Gunungkidul, Afri Susilo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program sosial yang telah dijalankan sejak awal Ramadan.
“Sejak awal Ramadan, Joxzin Gunungkidul telah mengadakan bakti sosial berbagi takjil di 11 Korcam (Koordinator Kecamatan) se-Kabupaten Gunungkidul,” ujar Afri Susilo saat ditemui di lokasi kegiatan, Minggu (8/3/2026).
Ia menambahkan, kegiatan kali ini terasa lebih istimewa karena menjadi puncak rangkaian aksi sosial Ramadan yang juga melibatkan jajaran pengurus Joxzin tingkat pusat DIY dengan mengusung tema “Brigade Joxzin Gunungkidul – Fastabiqul Khairat.”
“Hari ini merupakan puncak kegiatan bakti takjil yang kami laksanakan bersama pengurus Joxzin pusat DIY,” imbuhnya.
Lebih dari sekadar membagikan makanan berbuka, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi bagi anggota organisasi maupun masyarakat luas mengenai pentingnya kepedulian sosial. Melalui aksi nyata di lapangan, Joxzin berupaya menanamkan nilai solidaritas dan semangat berbagi kepada sesama.
“Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap semua dapat memahami nilai kepedulian sosial serta belajar bahwa berbagi kepada sesama merupakan bagian penting dari makna Ramadan,” pungkas Afri.
Dengan berakhirnya rangkaian puncak pembagian takjil ini, Joxzin Gunungkidul berharap semangat kekeluargaan dan solidaritas antarwarga semakin erat, sekaligus dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus menebar kebaikan di bulan yang penuh berkah ini.





0 Komentar