GUNUNGKIDUL (DIY) – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul, dinamika politik internal partai mulai menghangat. Salah satu sinyal kuat arah dukungan terlihat dari deklarasi kader Golkar di 14 kapanewon yang secara terbuka menyatakan dukungan kepada Gunawan sebagai figur yang dinilai layak memimpin Golkar Gunungkidul ke depan.
Deklarasi dukungan tersebut mencerminkan menguatnya aspirasi kader di tingkat akar rumput. Gunawan dipandang sebagai kader yang memiliki rekam jejak panjang di Partai Golkar, memahami kultur organisasi hingga ke tingkat bawah, serta dinilai mampu merangkul seluruh elemen partai dalam satu barisan perjuangan.
Dukungan dari 14 kapanewon ini bukan tanpa dasar. Sejumlah kader menilai Gunawan memiliki pengalaman organisasi yang matang serta kemampuan komunikasi politik yang baik. Karakter kepemimpinan yang menenangkan dan inklusif dinilai menjadi kebutuhan mendesak Golkar Gunungkidul di tengah dinamika politik lokal yang semakin kompetitif.
Dalam konteks menjelang Musda, dukungan tersebut juga dimaknai sebagai harapan agar Partai Golkar Gunungkidul tidak terjebak pada kontestasi internal semata. Kader menginginkan konsolidasi yang lebih awal dan terarah guna menyiapkan strategi besar menghadapi agenda-agenda politik ke depan, baik di tingkat lokal maupun regional.
“Musda seharusnya menjadi ruang adu gagasan dan visi, bukan sekadar perebutan posisi,” ungkap salah satu kader Golkar dari tingkat kapanewon. Menurutnya, kepemimpinan yang solid dan mampu menyatukan perbedaan akan menjadi kunci penguatan struktur dan elektabilitas partai.
Deklarasi dukungan dari 14 kapanewon ini memang bukan akhir dari proses demokrasi internal Partai Golkar. Namun demikian, dukungan tersebut menjadi modal politik penting yang menunjukkan adanya kepercayaan kuat dari basis kader terhadap sosok Gunawan.
Dengan menguatnya dukungan akar rumput, Musda DPD Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul diharapkan menjadi momentum kebangkitan dan peneguhan arah perjuangan partai menuju Golkar yang lebih solid, inklusif, dan berdaya saing di masa mendatang.





0 Komentar